Selasa, 07 Januari 2014 | 17:33 WIB
Posted by SUARA RIMBA PAPUA ~ Senin, 12 Januari 2015
Dua Penembakan Terjadi di Puncak Jaya
Penembakan
pertama terjadisekitar pukul 08.00 WIT di Kampung Wuyuneri, Distrik
Mulia, ibu kota PuncakJaya. Empat jam berikutnya, tepat pukul 12.00 WIT,
kembali terjadi penembakanyang mengenai pesawat milik maskapai Susi Air
jenis Pilatus dengan nomorlambung PK VVV. Pesawat ini ditembaki saat
hendak mendarat di Bandara Mulia,Puncak Jaya, Papua.Menurut Kepala
Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Komisaris Besar PolisiPudjo
Sulistyo, penembakan pertama di Kampung Wuyuneri mengakibatkan satu
orangtewas di tempat. "Penembakan terjadi di sekitar kompleks SMU 1
Muliaterhadap warga sipil bernama M. Halil asal Makassar. Korban
berprofesi sebagaitukang ojek yang ditembak di bagian mata sebelah kanan
dan langsung tewas ditempat," katanya di Kota Jayapura, Papua, Selasa, 7
Januari 2014.Sebelumnya, kata Pudjo, sebagai tukang ojek,
korban
mendapat penumpang dariMulia menuju Kampung Wuyuneri. Korban yang sama
sekali tak curiga kemudianmembonceng dengan sepeda motor Yamaha Jupiter.
Tapi, setibanya di tempattujuan, korban yang mengenakan rompi ojek
nomor 152 itu ditembak."Saat ini anggota Polres Puncak Jaya dipimpin
Kapolres Marselis sudahmelakukan olah tempat kejadian perkara. Jasad
korban sudah di rumah sakitsetempat, dan kemungkinan keluarga akan
memberangkatkannya ke Makassar,Sulewasi Selatan," kata Pudjo.Setelah
terjadi penembakan tukang ojek ini, empat jam berikutnya, sekitar
pukul12.00 WIT, pesawat milik Maskapai Susi Air jenis Pilatus dengan
nomor lambungPK VVV ditembaki saat hendak mendarat di Bandara Mulia,
Puncak Jaya, Papua.Pesawat ditembaki tepat di wilayah pintu angin, di
atas Distrik Kulirik ataulokasi tempat terjadinya penyerangan terhadap
pos polisi sebelumnya. Tapirentetan tembakan itu tak mengenai pesawat.
Padahal, saat itu pesawat initerbang dari Nabire dengan mengangkut
sembako, jadi pesawat terpaksa kembalilagi ke Nabire.Saat ini pengamanan
di BandaraMulia, Puncak Jaya, mulai diperketat dengan melibatkan
anggota TNI dan Polrisetempat. Dari dua kejadian penembakan, pelakunya
masih diselidiki.Juga masih dicari tahu, apakah ada keterkaitan dengan
penyerangan danperampasan delapan senjata api milik polisi di pos polisi
di Distrik Kuliriksebelumnya, yakni pada Sabtu, 4 Januari 2014 lalu.
CUNDING LEVI

Tidak ada komentar:
Posting Komentar